Apa artinya Anggaran ( Budgeting ) ?

Budgeting adalah suatu rencana yang disusun secara sistematis yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan, yang dinyatakan dalam satuan dan berlaku untuk jangka waktu / periode tertentu dimasa mendatang.
Kegiatan Budgeting juga harus meliputi seluruh kegiatan lembaga atau perusahaan, mulai dari pemasaran, produksi, pembelanjaan, administrasi, dan personalia.
Budgeting harus dinyatakan dalam unit moneter yang dapat diterapkan pada berbagai kegiatan lembaga/perusahaan yang beraneka ragam.

Apakah tujuan penyusunan anggaran ?

  1. Merinci jenis sumber dana yang dicari maupun jenis investasi dana sehingga dapat memudahkan pengawasan.
  2. Memberikan batasan atas jumlah dana yang dicari dan digunakan. 
  3. Menyempurnakan rencana yang telah disusun karena dengan budget lebih jelas dan nyata terlihat. 
  4. Menampung dan menganalisis serta memutuskan setiap usulan yang berkaitan dengan keuangan.

Bagaimana cara menggunakan fitur Anggaran / Budgeting pada Sleekr Accounting ?

1. Klik menu Anggaran

2. Kemudian pilih Buat Anggaran Baru

3. Kemudian akan muncul tampilan seperti berikut ini : 

Tahun Anggaran : User dapat mengisi dengan tahun anggaran yang ingin di buat, dimana untuk setiap 1 tahun anggaran yang berjalan, hanya 1 anggaran saja yang dapat aktif (berstatus Active).

Timeline Anggaran : User dapat memilih periode anggaran selama tahun berjalan tersebut. Contoh seperti Anggaran Bulanan, Anggaran Quarter (Anggaran per 3 bulan), dan Anggaran Tahunan

Klasifikasi : User dapat memilih anggaran yang dibuat apakah ingin Keseluruhan atau Klasifikasi. Dimana untuk pilihan Keseluruhan, anggaran yang dibuat akan mencakup 1 kesatuan dan apabila dengan pilihan Klasifikasi, maka User dapat membagi jumlah anggaran yang di targetkan pada divisi / proyek dalam Perusahaan yang sedang berjalan dalam tahun anggaran tersebut.

Judul Anggaran: Pada Judul Anggaran ini akan otomatis tercreate pada saat User sudah menginput Tahun Anggaran, Timeline Anggaran, serta Klasifikasi. Contoh : Anggaran Bulanan 2018, Anggaran Tahunan 2019, dan sebagainya

Dan jika User meng-klik, tombol Kembali , maka User akan kembali pada halaman awal seperti di gambar Nomor 2.
Dan jika meng-klik tombol Selanjutnya maka User akan menuju ke halaman peng-anggaran yang telah di pilih. 

4. Klik Tahun Anggaran, dan pilih Tahun Anggaran berjalan yang akan dibuat

5. Kemudian Klik Timeline Anggaran, dan pilih periode Anggaran yang di inginkan

6. Selanjutnya pilih Klasifikasi yang di inginkan seperti yang sudah dirincikan pada tahap Nomor 3 diatas

7. Dan pilih Judul Anggaran yang di inginkan atau bisa mengikuti Judul yang sudah otomatis ter-create oleh sistem 

Jika sudah, bisa klik tombol Selanjutnya dan contohnya akan seperti ini :

Pada contoh diatas terlihat Anggaran yang akan dibuat adalah 

Anggaran Bulanan 2018 dengan menggunakan klasifikasi Keseluruhan.

Maka selanjutnya akan muncul tampilan seperti berikut ini : 

Tampilan diatas adalah untuk Anggaran Bulanan dengan tipe Keseluruhan, yang dimana akan muncul nama bulan-bulan selama tahun anggaran berjalan, dan pada sisi kiri akan muncul nama-nama akun yang dapat dibuatkan anggarannya TANPA adanya pengelompokan divisi atau proyek pada setiap pos biaya anggaran. 

  1. Pada awalnya, User harus menentukan jumlah anggaran untuk bulan pertama tahun berjalan, dan selanjutnya dapat mengklik panah berwarna hijau, seperti yang di tunjukkan pada gambar di bawah ini. 

2. Kemudian akan muncul tampilan seperti berikut ini:

Terapkan Jumlah Tetap untuk Setiap Bulan :
User menentukan jumlah alokasi dana setiap bulannya, dimana pada bulan pertama hingga bulan terakhir pada tahun anggaran berjalan jumlahnya akan sama setiap bulannya dan hanya pada 1 akun anggaran yang di sebelumnya di klik itu saja.

Akumulasi Persentase untuk Setiap Bulan :
User menentukan kenaikan persentase jumlah anggaran pada setiap bulan anggaran yang berjalan namun hanya pada 1 akun anggaran saja.
Contohnya: apabila pada bulan pertama di berikan jumlah anggaran sebesar Rp. 1.000.000, dan akumulasi persentase yang di berikan adalah 2 %.
Maka untuk Januari akan menjadi Rp. 1.000.000, kemudian bulan Februari akan naik sejumlah 2% dari Rp. 1.000.000, menjadi Rp. 1.020.000.
Dan berlanjut pada bulan Maret akan mengalami kenaikan 2 % dari bulan Februari, yang akan menjadi sebesar 1.040.400, dan seterusnya.

Akumulasi Jumlah untuk Setiap Bulan :
User menentukan kenaikan jumlah anggaran untuk bulan berjalan selanjutnya. Dimana setiap bulannya akan mengalami kenaikan atau penambahan jumlah anggaran dari bulan sebelumnya.
Contoh: Pada bulan Januari ditetapkan anggaran sebesar 1.000.000, dan akumulasi jumlah setiap bulannya sebesar Rp. 2.000.000. Maka untuk di Januari tetap sejumlah Rp. 1.000.000 dan di bulan Februari akan menjadi Rp. 3.000.000 , dikarenakan ditambah sejumlah Rp. 2.000.000 sesuai akumulasi jumlah setiap bulannya yang telah di tentukan.
Dan untuk di Maret akan menjadi Rp. 5.000.000 dan seterusnya. 

Selanjutnya jika sudah ditentukan bisa klik Terapkan


Berikut untuk contoh Terapkan Jumlah Tetap untuk Setiap Bulan, sejumlah Rp. 1.000.000

Maka berikut tampilan yang akan tampil :


Kemudian untuk Akumulasi Persentase untuk Setiap Bulan, yang sebesar 2% :

Maka nilai yang akan tampil seperti ini :


Selanjutnya untuk Akumulasi Jumlah untuk setiap Bulan, yang di input dengan jumlah Rp. 2.000.000 

Maka tampilan yang akan mucul seperti berikut:


3. Kemudian jika Anda mengklik tampilan anak panah hijau di samping nama bulan yang terletak pada setiap bulannya, seperti ini:

Maka jika anak panah hijau tersebut di klik akan muncul tampilan seperti ini :

Hapus semua nilai dari Jan 2018 :
Maka semua nilai dalam anggaran selama 2018 yang sudah terisi akan kembali menjadi 0 dan kembali kosong seperti pada awalnya.

Terapkan Jumlah Tetap untuk Setiap Bulan :
Dimana User menentukan nilai nominal untuk setiap akun yang ada di dalam daftar Anggaran, dan nilai nominal tersebut akan menjadi sama setiap akunnya dan setiap bulannya selama tahun anggaran berjalan.

Akumulasi Persentase untuk Setiap Bulan :
User menentukan kenaikan persentase jumlah anggaran pada setiap bulan anggaran yang berjalan dan nominal tersebut, akan diterapkan di setiap akun anggaran dan kenaikan sejumlah persentase akan terjadi pada setiap per bulan berjalannya anggaran .
Contohnya: Apabila pada akun Penjualan di bulan Jan 2018 di berikan jumlah anggaran sebesar Rp. 1.000.000, dan akumulasi persentase yang di berikan adalah 2 %.
Maka untuk semua akun anggaran pada bulan Jan 2018 akan menjadi Rp. 1.000.000, kemudian semua akun anggaran bulan Feb 2018 akan naik sejumlah 2% dari Rp. 1.000.000, menjadi Rp. 1.020.000.
Dan berlanjut pada bulan Mar 2018 akan mengalami kenaikan 2 % dari bulan Februari 2018, yang akan menjadi sebesar 1.040.400 pada semua akun anggarannya di bulan Maret 2018 tersebut, dan seterusnya.

Akumulasi Jumlah untuk Setiap Bulan :
User menentukan kenaikan jumlah anggaran untuk bulan selanjutnya dan akan diterapkan juga pada seluruh akun anggaran. Dimana setiap per bulan nya akan mengalami kenaikan atau penambahan jumlah anggaran dari bulan sebelumnya, dan akan terjadi pada setiap akun anggarannya.
Contoh: Pada akun Retur Penjualan Jan 2018 ditetapkan anggaran sebesar 1.000.000, dan akumulasi jumlah setiap bulannya sebesar Rp. 4.000.000.
Maka untuk semua akun anggaran di Januari 2018 akan sejumlah Rp. 1.000.000 dan di Februari 2018 akan menjadi Rp. 5.000.000 di semua akun anggarannya, dikarenakan ditambah sejumlah Rp. 4.000.000 sesuai akumulasi jumlah setiap bulannya yang telah di tentukan.
Dan untuk semua akun anggaran Maret 2018 akan menjadi Rp. 9.000.000 dan seterusnya. 

Kemudian, jika sudah di pilih dapat melanjutkan dengan klik Terapkan

Berikut contoh setiap pilihan Rumus di atas:

Hapus Semua Nilai dari Jan 2018

 Maka tampilan yang akan tampil sebagai berikut :


Terapkan Jumlah Tetap untuk Setiap Bulan

Maka tampilannya seperti berikut ini:


Kemudian untuk, Akumulasi Persentase untuk Setiap Bulan :

Maka tampilannya akan menjadi seperti berikut :


Selanjutnya untuk Akumulasi Jumlah untuk Setiap Bulan :

Maka hasilnya akan seperti tampilan berikut : 


4 . Maka setelah semuanya terisi sesuai dengan kebutuhan Perusahaan Anda, maka Anda dapat menyimpannya sebagai Simpan sebagai Draft atau di Simpan dan Aktifkan.

Dimana hanya 1 anggaran saja yang boleh dapat di aktifkan dalam tahun anggaran berjalan.

Contohnya setelah di Simpan dan Aktifkan seperti berikut ini :

---
Dan selanjutnya akan di contohkan untuk Anggaran Quarter:

Anggaran Quarter 2020 dengan menggunakan klasifikasi Keseluruhan.

Kemudian klik Selanjutnya, dan tampilan akan berganti seperti ini:

Tampilan diatas adalah untuk Anggaran Quarter ( 3 Bulanan ) dengan tipe Keseluruhan, yang dimana akan muncul nama per 3 bulan / Quarter selama tahun anggaran berjalan, dan pada sisi kiri akan muncul nama-nama akun yang dapat dibuatkan anggarannya TANPA adanya pengelompokan divisi atau proyek pada setiap pos biaya anggaran. 

  1.  Lalu jika Anda mengklik tampilan anak panah hijau di samping nama per 3 bulan yang terletak pada setiap quarternya, seperti di bawah ini: 

2. Maka akan muncul tampilan seperti berikut,

Dimana, untuk :

Hapus semua nilai dari Jan-Mar 2020 :
Maka semua nilai dalam anggaran selama 2020 yang sudah terisi akan kembali menjadi 0 dan kembali kosong seperti pada awalnya.

Terapkan Jumlah Tetap untuk Setiap Bulan :
Dimana User menentukan nilai nominal untuk setiap akun yang ada di dalam daftar Anggaran, dan nilai nominal tersebut akan menjadi sama setiap akunnya dan setiap 3 bulannya selama tahun anggaran berjalan.

Akumulasi Persentase untuk Setiap Bulan :
User menentukan kenaikan persentase jumlah anggaran pada setiap bulan anggaran yang berjalan dan nominal tersebut, akan diterapkan di setiap akun anggaran dan kenaikan sejumlah persentase akan terjadi pada setiap per 3 bulan berjalannya anggaran .
Contohnya: Apabila pada akun Penjualan di 3 bulan Jan-Mar 2020 di berikan jumlah anggaran sebesar Rp. 1.000.000, dan akumulasi persentase yang di berikan adalah 1 %.
Maka untuk semua akun anggaran pada 3 bulan pertama di Jan-Mar 2020 akan menjadi Rp. 1.000.000, kemudian semua akun anggaran pada 3 bulan kedua di Apr-Jun 2020 akan naik sejumlah 1% dari Rp. 1.000.000, menjadi Rp. 1.010.000.
Dan berlanjut pada 3 bulan ketiga di Jul-Sep 2020 akan mengalami kenaikan 1 % dari 3 bulan kedua (Apr-Jun 2020), yang akan menjadi sebesar 1.020.100 pada semua akun anggarannya di 3 bulan ketiga tersebut, dan seterusnya.

Akumulasi Jumlah untuk Setiap Bulan :
User menentukan kenaikan jumlah anggaran untuk 3 bulan selanjutnya dan akan diterapkan juga pada seluruh akun anggaran. Dimana setiap per Quarter (3 bulan) nya akan mengalami kenaikan atau penambahan jumlah anggaran dari 3 bulan sebelumnya, dan akan terjadi pada setiap akun anggarannya.
Contoh: Pada akun Retur Penjualan Quarter pertama (Jan-Mar 2020) ditetapkan anggaran sebesar 1.000.000, dan akumulasi jumlah setiap bulannya sebesar Rp. 2.000.000.
Maka untuk semua akun anggaran di Quarter pertama akan sejumlah Rp. 1.000.000 dan di Quarter kedua (Apr-Jun 2020) akan menjadi Rp. 3.000.000 di semua akun anggarannya, dikarenakan ditambah sejumlah Rp. 2.000.000 sesuai akumulasi jumlah setiap bulannya yang telah di tentukan.
Dan untuk semua akun anggaran Quarter ketiga (Jul-Sep 2020) akan menjadi Rp. 5.000.000 dan seterusnya. 

Kemudian, jika sudah di pilih dapat melanjutkan dengan klik Terapkan 

Berikut contoh setiap pilihan Rumus di atas:

Hapus semua nilai dari Jan-Mar 2020

Maka akan diterapkan menjadi seperti berikut :


Kemudian untuk Terapkan Jumlah untuk Setiap Bulan :

Hasilnya akan seperti berikut ini :


Selanjutnya untuk Akumulasi Persentase untuk Setiap Bulan :

Maka tampilannya akan seperti berikut :


Dan untuk Akumulasi Jumlah untuk Setiap Bulan :

Maka hasil tampilannya sebagai berikut : 

Setelah itu dapat dilakukan penyimpanan sebagai Draft atau di Aktifkan.

3. Kemudian untuk cara kedua, pada tahap awalnya, User harus menentukan jumlah anggaran untuk quarter pertama tahun berjalan, dan selanjutnya dapat mengklik panah berwarna hijau, seperti yang di tunjukkan pada gambar di bawah ini.

Yang kemudian akan tampil seperti tampilan berikut ini,

Terapkan Jumlah Tetap untuk Setiap Bulan :
User menentukan jumlah alokasi dana setiap bulannya, dimana pada quarter pertama hingga quarter ke empat pada tahun anggaran berjalan jumlahnya akan sama setiap bulannya dan hanya pada 1 akun anggaran yang di sebelumnya di klik itu saja.

Akumulasi Persentase untuk Setiap Bulan :
User menentukan kenaikan persentase jumlah anggaran pada setiap quarter anggaran yang berjalan namun hanya pada 1 akun anggaran saja.
Contohnya: apabila pada quarter pertama di berikan jumlah anggaran sebesar Rp. 2.000.000, dan akumulasi persentase yang di berikan adalah 2 %.
Maka untuk quarter pertama pada akun anggaran akan menjadi Rp. 2.000.000, kemudian pada quarter kedua pada akun anggaran tersebut akan naik sejumlah 2% dari Rp. 2.000.000, menjadi Rp. 2.040.000.
Dan berlanjut pada quarter ketiga akan mengalami kenaikan 2 % dari bulan quarter ketiga, yang akan menjadi sebesar 2.080.800, dan seterusnya.

Akumulasi Jumlah untuk Setiap Bulan :
User menentukan kenaikan jumlah anggaran untuk quarter bulan berjalan selanjutnya. Dimana setiap quarter bulannya akan mengalami kenaikan atau penambahan jumlah anggaran dari bulan sebelumnya.
Contoh: Pada quarter pertama ditetapkan anggaran sebesar 2.000.000, dan akumulasi jumlah setiap quarter bulannya sebesar Rp. 2.000.000. Maka untuk di quarter pertama tetap sejumlah Rp. 2.000.000 dan di quarter kedua akan menjadi Rp. 4.000.000 , dikarenakan ditambah sejumlah Rp. 2.000.000 sesuai akumulasi jumlah setiap bulannya yang telah di tentukan.
Dan untuk di quarter ketiga akan menjadi Rp. 6.000.000 dan seterusnya. 

Selanjutnya jika sudah ditentukan bisa klik Terapkan


Berikut untuk contoh Terapkan Jumlah Tetap untuk Setiap Bulan, sejumlah
Rp. 2.000.000

Kemudian akan menjadi seperti berikut:


Dan untuk Akumulasi Persentase untuk Setiap Bulan :

Akan menjadi seperti berikut, 

Selanjutnya pada Akumulasi Jumlah untuk setiap Bulan :

Dan hasilnya akan ditampilkan sebagai berikut :

4 . Maka setelah semuanya terisi sesuai dengan kebutuhan Perusahaan Anda, maka Anda dapat menyimpannya sebagai Simpan sebagai Draft atau di Simpan dan Aktifkan. 

Dimana hanya 1 anggaran saja yang boleh dapat di aktifkan dalam tahun anggaran berjalan.
Contohnya setelah di Simpan sebagai Draft seperti berikut ini :


--

Dan selanjutnya akan di contohkan untuk Anggaran Tahunan:

Anggaran Tahunan 2021 dengan menggunakan Tipe Klasifikasi.

Maka setelah di klik Selanjutnya, akan muncul tampilan seperti berikut,

Tampilan diatas adalah untuk Anggaran Tahunan dengan tipe Klasifikasi, yang dimana hanya akan muncul 1 kolom untuk pengisian nominal saldo tahun anggaran berjalan per akun anggarannya, dan pada sisi kiri akan muncul nama-nama Klasifikasi yang dapat berupa Divisi atau Proyek yang sesuai dengan kebutuhan Perusahaan.

Untuk penginputan atau penambahan Klasifikasi bisa pada menu Pengaturan >> Klasifikasi >> Tambah.

Kemudian jika sudah di buatkan Klasifikasinya, maka selanjutnya bisa klik salah satu klasifikasi, contohnya: HRD.
Maka bisa dilanjutkan dengan melakukan pengisian saldo nominal pada akun- akun anggaran pada Divisi HRD. Seperti pengisian saldo penjualan, retur penjualan dan sebagainya untuk divisi HRD.

Begitu juga untuk klasifikasi divisi lainnya, bisa dengan mengklik nama Klasifikasi dan lakukan pengisian seperti pada umumnya.

Dan jika sudah selesai pengisiannya dapat di Simpan sebagai Draft atau Simpan dan Aktifkan.

Perlu di ingat:
Hanya 1 Anggaran saja yang dapat memiliki status Active atau Aktif, selama tahun anggaran berjalan. 

Dan untuk dokumen anggaran dalam tahun tersebut (apabila ada 2 atau lebih), serta tahun anggaran berikutnya yang sudah dibuatkan anggarannya akan tetap berstatus sebagai Draft

Apakah Anda menemukan jawaban?