Pada beberapa kasus perusahaan, terdapat penjualan yang berbentuk Pre-Order. Penjualan Pre-Order ini berarti Anda sebagai penjual akan menerima uang muka pembayaran terlebih dahulu, namun Anda belum dapat mengakui hal tersebut sebagai penjualan langsung.

Berikut adalah langkah-langkah mencatat transaksi penjualan dalam bentuk Pre-Order:
Tambahkan akun Uang Muka di bawah akun Pendapatan

Ceklis pada Aktifkan Pembayaran ke Akun ini, tentukan Saldo Normal pada Kredit

Buat terlebih dahulu Pesanan Penjualan yang baru seperti biasa

Catat Uang Muka yang telah di bayarkan kepada Anda melalui menu Kas dan Bank pilih akun yang digunakan untuk menerima uang muka tersebut, lalu klik Kelola Akun > Penerimaan

Pilih nama customer sesuai dengan Pesanan Penjualan yang telah dibuat, lalu pilih kode akun Uang Muka dan masukkan nilai uang muka yang dibayarkan customer, lalu klik Posting. Anda juga bisa memasukkan referensi sesuai nomor dokumen dari Pesanan Penjualan yang telah dibuat.

Setelah itu, jika barang sudah selesai diproduksi buat Invoice Penjualan atas Pesanan Penjualan yang telah Anda buat, lalu klik Simpan dan Setujui

Kemudian, buka Invoice Penjualan yang telah dibuat, klik pada Pembayaran,
isikan jumlah DP yang telah dibayarkan oleh customer pada saat Anda membuat Pesanan Penjualan, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini:

Jika sudah, klik Setujui, dengan demikian total nilai invoice penjualan sudah di kurangi dengan jumlah Uang Muka yang telah di bayarkan oleh customer tersebut.

Apakah Anda menemukan jawaban?