Apa itu PPN (Pajak Pertambahan Nilai)?

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah pajak yang dikenakan atas setiap pertambahan nilai dari barang atau jasa dalam peredarannya dari produsen ke konsumen. 

PPN merupakan jenis pajak konsumsi yang dalam bahasa Inggris disebut Value Added Tax (VAT) atau Goods and Services Tax (GST). Dalam perhitungan PPN yang harus disetor oleh PKP, dikenal istilah pajak keluaran dan pajak masukan. Di Indonesia menganut sistem tarif tunggal untuk PPN, yaitu sebesar 10 persen.

Apa perbedaan antara Pajak Keluaran dan Pajak Masukan?

Pajak Keluaran adalah pajak yang dikenakan ketika Pengusaha Kena Pajak melakukan penjualan terhadap barang kena pajak atau jasa kena pajak.
Pajak Masukan adalah pajak yang dikenakan ketika Pengusaha Kena Pajak melakukan pembelian terhadap barang kena pajak atau jasa kena pajak.

Apa itu Fitur Ekspor Pajak Keluaran Sleekr?

Fitur Ekspor Pajak Keluaran adalah sebuah fitur dimana Anda dapat melakukan ekspor pada invoice-invoice yang memiliki PPN dan memberikan Nomor Seri Faktur Pajak pada invoice tersebut, untuk nantinya dapat di impor kedalam aplikasi eFaktur Pajak milik Direktorat Jenderal Pajak. Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) adalah salah satu syarat dalam pembuatan sebuah faktur pajak.

Bagaimana cara melakukan Ekspor Pajak Keluaran di Sleekr?

Untuk melakukan Ekspor Pajak Keluaran di Sleekr, bisa dengan mengikuti tahapan - tahapan seperti dibawah ini:

  1. Klik Menu Transaksi

2. Pilih Penjualan 

3. Pilih periode invoice-invoice yang ingin dilakukan penginputan Nomor Seri Faktur Pajak

4. Klik Ekspor / Impor >> Pilih Isi Nomor Seri Faktur Pajak 

5. Pilih Pengaturan Nomor Seri Faktur Pajak

6. Lakukan pengisian rentang Nomor Seri Faktur Pajak sesuai dengan yang sudah diperoleh dari Direktorat Jenderal Pajak, kemudian klik Simpan

7.  Maka nomor seri faktur pajak yang telah di input akan tampil seperti tampilan dibawah ini , kemudian Klik Simpan

8. Maka pada kolom Nomor Seri Faktur Pajak pada invoice akan terisi secara otomatis sesuai yang sudah di setting pada step sebelumnya. Seperti tampilan berikut :

9. Kemudian pilih invoice-invoice yang sudah memiliki Nomor Seri Faktur Pajak, yang akan dilakukan Ekspor Pajak Keluaran.
Klik Ekspor / Impor >> Pilih Ekspor Pajak Keluaran

10. Pilih Periode Bulan yang ingin dilakukan Ekspor, kemudian Klik Ekspor ke csv

11. Maka download file berupa csv akan tersimpan pada perangkat Anda dan tampil seperti berikut :

12. Kemudian Anda bisa masuk dan lakukan Log In pada aplikasi E-Faktur Direktorat Jenderal Pajak.
Apabila Anda belum memiliki aplikasi E-Faktur DJP tersebut, Anda dapat download terlebih dahulu pada https://efaktur.pajak.go.id/login  dan kemudian klik dapat diunduh disini
Atau Anda bisa mendownloadnya di link ini E-Faktur Windows 64 bit

13. Setelah download berhasil, dan Anda memiliki aplikasi E-Faktur DJP ini maka Anda bisa lakukan Log In dan mengikuti step by step pengisian untuk dapat menggunakan aplikasi E-Faktur DJP ini.
Dan selanjutnya akan muncul tampilan layar halaman seperti berikut ini:

14. Kemudian pilih Menu Referensi, dan Klik Referensi Nomor Faktur  

15. Kemudian pilih Rekam Range Nomor Faktur

16. Masukkan rentang Nomor Faktur yang sama sesuai dengan yang di masukkan saat tahapan ke 6 diatas sebelumnya. Namun dengan menghilangkan 3 nomor pertama di awal ( 010 ). 

Kemudian Klik Rekam Nomor Faktur 

17. Maka setelah itu akan muncul tampilan seperti ini :

18. Kemudian pilih Menu Faktur >> Pilih Pajak Keluaran >> Pilih Import

19. Klik Open File

20. Pilih File CSV yang sudah di ekspor sebelumnya, dan klik Open

21. Maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini, dan pastikan untuk semua dengan Keterangan Format OK. Kemudian klik Proses Import

22. Kemudian file akan di proses import dan saat selesai akan muncul notifikasi seperti ini, dan klik OK

23. Dan tampilan pada menu Import Faktur Pajak Keluaran akan seperti berikut ini : 

24. Kemudian untuk melihat tampilan hasil yang sudah di import pada aplikasi E-Faktur ini, bisa dengan memilih Menu Faktur >> Klik Pajak keluaran >> Klik Administrasi Faktur 

25. Kemudian klik Perbaharui 

Maka akan muncul tampilan semua file yang sudah di import pada aplikasi E-Faktur Direktorat Jenderal Pajak, seperti dibawah ini:

Apakah Anda menemukan jawaban?